Tampilkan postingan dengan label Endokrinologi Reproduksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Endokrinologi Reproduksi. Tampilkan semua postingan

Selasa, Juni 12, 2012

Kesuburan, sepenting apa faktor suami?

0 komentar
 
kualitas sperma
Kesuburan seringkali dikeluhkan oleh perempuan. Mungkin karena anggapan bahwa kesuburan diperankan oleh istri semata, sedangkan suami dianggap bebas dari penyebab masalah ini.
Mari kita lihat dari sejak awal proses tumbuhnya janin. Pada hari ke 0, sperma bertemu dengan sel telur yang kemudian berubah menjadi embrio yang terus membelah dan membesar hingga akhirnya genap 9 bulan yang kemudian akan dilahirkan.

Minggu, Juni 10, 2012

Beberapa langkah dalam program ingin anak

0 komentar
 
ingin anak
Pasangan yang belum memiliki anak ketika usia pernikahan mencapai 1 tahun bisa dikatakan mengalami infertilitas primer. Banyak penyebab kenapa hal tersebut terjadi. Bisa dari faktor pria, bisa juga dari faktor wanita bahkan bisa dari kedua-duanya. Jika dirata-rata penyebab infertilitas dari pria sekitar 40 persen, wanita 40 persen dan sisanya merupakan faktor yang tidak diketahui penyebabnya.

Jumat, Juni 01, 2012

Induksi Ovulasi

0 komentar

Induksi Ovulasi

Induksi ovulasi adalah prosedur pemberian gonadotropin untuk mengovulasikan satu oosit matur pada wanita yang biasanya anovulasi.

Stimulasi ovulasi/super ovulasi adalah suatu prosedur dengan pemberian gonadotropin untuk memperoleh beberapa oosit mature, tidak hanya satu oosit seperti pada siklus normal. Prosedur ini bertujuan untuk meningkatkan fertilitas pada wanita yang sudah ovulasi.

Rabu, Mei 30, 2012

PILIHAN TERAPI DAN KEEFEKTIFANNYA PADA INFERTILITAS YANG TAK TERJELASKAN

0 komentar
infertilitas tak terjelaskan
Infertilitas adalah kegagalan mendapatkan kehamilan setelah menikah selama satu tahun, meskipun dengan hubungan seks yang normal. Menurut European Society for Human Reproduction and Embryology (ESHRE), infertilitas didiagnosis setelah 1 tahun suatu pasangan belum memperoleh kehamilan. Infertilitas ini ditemukan pada 10-15% pasangan. Angka infertilitas sekarang meningkat di seluruh dunia. Penyebab peningkatan insidensi infertilitas meliputi penundaan mempunyai anak, kenaikan insidensi infeksi pelvis dan berkurangnya kualitas sperma. (1,2)

Kamis, Mei 24, 2012

Evidence-based care pada Keguguran berulang

0 komentar
 
keguguran berulang
Antara 0,5-1% pasangan mengalami recurrent pregnancy loss (RPL), yang didefiniskan sebagai keguguran > 3x berturut-turut. Keguguran dapat diklasifikasikan sebagai pre-embrionik (<5minggu), embrionik (5-10 minggu) atau fetal (>10minggu). Kelainan genetik mempunyai peranan pada 24% dari RPL. Produksi progesteron yang tidak adekuat telah dipertimbangkan sebagai suatu penyebab RPL dan progesteron diberikan untuk mencegah keguguran, meskipun data-data yang mendukung masih kurang. Mutasi pada faktor V Leiden dan prothrombin G20210A merupakan thrombofilia yang umum diturunkan dan juga berhubungan dengan RPL. Trombofilaksis pada antenatal terkadang direkomendasikan meskipun tidak ada data mengenai efikasinya. Antiphospholipid syndrome diketahui sebagai penyebab RPL dan pemberian trombofilaksis antenatal mengurangi risikonya. Kelainan uterus juga dapat berakibat pada RPL. Sekitar 50% kasus RPL tidak diketahui penyebabnya. Inkompatibilitas alloimun juga dipertimbangkan sebagai penyebab RPL akan tetapi konsep ini belum terbukti secara ilmiah.

Rabu, Mei 16, 2012

Hormon Anti Mullerian sebagai penanda PCO

0 komentar

amh pco

Anti Mullerian Hormon (AMH) merupakan protein dimer yang dihasilkan oleh ovarium dan memiliki dua fungsi utama dalam pembentukan folikel. AMH menunda perkembangan folikel primordial dan menurunkan sensitivitas folikel ovarium terhadap FSH. Tujuan referat ini untuk mempelajari AMH sebagai marker dalam upaya mengetahui kasus infertilitas akibat PCOS. Sindrom PCOS dialami sekitar 10% wanita infertil dan penggunaan marker biologis berguna bagi klinisi untuk membantu memprediksi adanya PCOS, sehingga mereka dapat mengirim pasien pada ahli ginekologi. 1

Jumat, Januari 20, 2012

Sindrom Kallman sebagai penyebab gangguan kesuburan

0 komentar

aksis hormon reproduksi wanitakallman syndrome

Pada tahun 1944, Franz Josef Kallman seorang ahli genetik berkebangsaan Jerman-Amerika menemukan kelompok kelainan berupa gangguan indra pembau dan keadaan gangguan hormon reproduksi (gonadotropin) yang menyebabkan gangguan kesuburan. yang kemudian kelompok gejala tersebut dikenal sebagai sindom Kallman. pada perempuan kejadiannya sekitar 1 : 50.000

Kamis, Januari 19, 2012

Kaitan Antara Serat, Lemak, dan Hormon Androgen

0 komentar

seratserat1serat2

Semua hormon steroid mamalia dibentuk dari kolesterol lewat pregnenolon melalui serangkaian reaksi yang terjadi di dalam mitokondria atau retikulum endoplasma sel adrenal (Murray et al.s, 2003). Androgen adrenal dibuat dari kortikoid C-21 dan secara langsung juga dari kolesterol (Turner et al., 2003).

Rabu, Januari 18, 2012

Hiperandrogenisme

0 komentar
hiperandrogenisme.
Hiperandrogenisme adalah keadaan yang menunjukkan adanya tanda-tanda klinis yang berhubungan dengan aksi biologis androgen. Hiperandrogenemia atau hiperandrogenisme merupakan peningkatan level androgen darah. Beberapa etiologi yang menyebabkan hiperandrogenisme pada wanita adalah kelainan hormon pada ovarium dan kelenjar adrenal (PCOS dan adrenal hiperplasia kongenital non-klasik) dan kanker ovari atau kanker adrenal (American Association of Clinical Endocrinologists, 2001).

Selasa, Januari 10, 2012

Keberhasilan Transfer Embrio Beku: Apakah jenis gonadotropin mempengaruhi hasilnya?

1 komentar

embryo

FET (Frozen-thawed embrio transfer) adalah jenis pengobatan infertilitas yang relatif baru. Diperkenalkan pada tahun 1980-an, prosedur ini mengambil embrio yang telah dibekukan untuk jangka waktu tertentu dan memasukkannya dalam rahim setelah dicairkan. FET adalah prosedur yang relatif non-invasif, itulah sebabnya banyak pasangan memilih untuk dilakukan. Hal ini dapat berhasil dilakukan pada wanita yang mengalami siklus menstruasi baik alami atau dikendalikan.1

Rabu, Desember 28, 2011

Ingin hamil? pelajari cara deteksi Masa Subur

0 komentar
couple
Pasangan suami istri yang belum dikaruniai anak tentu sangat mendambakan akan segera mendapat momongan. jika baru saja menikah mungkin masih tidak terlalu membebani fikiran. tetapi ketika pernikahan sudah menginjak 1 tahun atau lebih  namun istri belum juga hamil tentu bikin jantung dag dig dug. terkadang banyak cara yang ditempuh pasutri untuk itu. tetapi sering melupakan satu hal yang sangat penting tapi sering dipandang sebelah mata yaitu masa subur. apa itu masa subur? masa subur adalah saat keluarnya sel telur yang siap dibuahi. saat tersebut sangat penting agar kehamilan segera terwujud.

Jumat, Desember 23, 2011

AMENORE HIPOTALAMUS FUNGSIONAL

0 komentar

image

Amenorrhea hipothalamus fungsional adalah suatu kodisi karakteristik yang ditandai ketidak adanya menstruasi oleh karena supresi pada axis hipothalamik- pituitary-ovarium tanpa adanya kelainan anatomi atau penyakit organik yang mendasari. Remaja atau wanita muda datang dengan keluhan amenore selama 6 bulan atau lebih.

Kamis, Desember 15, 2011

Endometriosis dan Infertilitas

0 komentar
endometriosis6
Endometriosis adalah suatu penyakit ginekologis yang sering terjadi pada sedikitnya 10% wanita usia reproduksi. Pada wanita dengan keluhan nyeri panggul, infertilitas atau massa adneksa 35-50% diantaranya adalah penderita endometriosis. Endometriosis dan unexplain infertility terjadi pada ± 25% pasangan infertil yang tidak ditemukan masalah dalam menstruasi, faktor tuba maupun faktor sperma. Dalam penelitian lain dikatakan bahwa 25-50% wanita infertile menderita endometriosis dan 30-50% wanita endometriosis adalah infertil. Mekanisme bagaimana endometriosis mempengaruhi fertilitas belum dapat dijelaskan secara lengkap sehingga manajemen pasien dengan problem infertilitas masih kontroversial. Dalam tulisan ini dibahas endometriosis kaitannya dengan infertilitas berikut penatalaksanaannya.

Rabu, Desember 14, 2011

Penanganan perdarahan uterus abnormal sebelum menopause

0 komentar
image
Pada umumnya lama menstruasi seorang wanita adalah 3–6 hari dan mengeluarkan darah menstruasi sebanyak kurang lebih 80 ml. kelainan menstruasi yang sering dijumpai pada wanita adalah menoragia. Menoragi adalah periode menstruasi >7 hari dan atau disertai pengeluaran darah menstuasi > 80 ml. menoragia sendiri termasuk dalam kelompok abnormal uterine bleeding (AUB). Prevalensi AUB diperkirakan 11–13% dari populasi dan meningkat sesuai usia, mencapai 24% pada usia 36-40 thn.

Selasa, Desember 06, 2011

Peran imunologi dalam implantasi Embrio

0 komentar

implantasi embrio

Keberhasilan implantasi adalah sebuah syarat yang multlak yang dibutuhkan dalam keberhasilan suatu reproduksi pada semua spesies, termasuk manusia. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang ada maka penelitian tentang berbagai substansi molekuler yang berperan dalam suatu implantasi telah dikembangkan. Bahkan hingga saat ini masih terus diteliti sehingga kemungkinan di masa yang akan datang imuno-modulator berperan sebagai dasar dari reproduksi manusia.

Senin, November 28, 2011

KEUNTUNGAN STERILISASI SECARA TRANSERVIKAL

0 komentar
ESSURE
Sterilisasi transervikal menawarkan beberapa keuntungan dibandingkan tehnik sterilisasi konvensional yang ada. Metode konvensional yang sering digunakan adalah sterilisasi laparoskopi dan minilaparotomi. Sterilisasi laparoskopi umumnya dilakukan dengan anestesi umum dengan insisi pada abdomen dan menggunakan laparoscope untuk mendapatkan tuba fallopi dimana tuba akan diblok dengan kauter, klip, klem atau cincin.

Jumat, November 25, 2011

STERILISASI TRANSERVIKAL DENGAN SYSTEM ESSURE

0 komentar
essure
Beberapa wanita lebih memilih dilakukan sterilisasi sebagai kontrasepsinya. Umumnya prosedur sterilisasi dilakukan secara pembedahan yaitu minilaparotomi atau lebih dikenal dengan sebutan MOW. Untuk menghindari risiko yang berhubungan dengan insisi pembedahan dan anestesi, telah dikembangkan alternatif kontrasepsi permanent dengan cara oklusi tuba yaitu system Essure.

Rabu, November 23, 2011

Suport fase luteal dalam pengobatan infertilitas

0 komentar

in vitro fertilization

Pada tahun 1992, Sebuah meta analisis menunjukkan bahwa penggunaan GnRH agonis meningkatkan angka kehamilan untuk program IVF dari 80-127% pada wanita yang berespon normal terhadap gonadotropin eksogen. Dari tahun 1995, 85% dari semua praktisi IVF didunia menggunakan GnRH agonis dalam protocol stimulasi. Dari tahun 1997 secara nyata protocol penggunaan GnRH agonis selama 14-21 hari sebelum pemberian stimulasi gonadotropin terbukti penting untuk memperpendek protocol GnRH agonis, dan saat ini, banyak praktisi menggunakan long protocol ini untuk stimulasi siklus mereka pada responden yang normal.

Jumat, November 18, 2011

Peran Antioksidan pada Ovarium Polikistik

0 komentar
Polycystic ovary syndrome (PCOS) atau polycystic ovarian disease (PCOD) atau juga dikenal sebagai Stein-Leventhal syndrome merupakan gangguan endokrin yang paling umum ditemui pada wanita, dan terjadi pada sekitar 5-10% wanita usia produktif. Prevalensi PCOS sulit dihitung secara akurat. Hampir 75% kasus ketidaksuburan anovulasi dan lebih dari 80% kasus hirsutisme, mengalami PCOS. Berdasarkan penelitian Asunción (2000), prevalensi kasus PCOS pada wanita Kaukasia di Spanyol sebesar 6,5%. Bagaimanapun juga, kejadian PCOS secara signifikan tergantung pada variasi etnis dan ras, frekuensi obesitas, resistensi insulin, dan kejadian diabetes melitus, sehingga kemungkinan prevalensi PCOS bisa berbeda pada populasi yang berbeda.

Rabu, November 16, 2011

Peran Anti mullerian Hormone (AMH) pada folikulogenesis

0 komentar

Pemeriksaan Anti Mullerian Hormone (AMH)  merupakan salah satu jenis pemeriksaan untuk mengukur cadangan ovarium yang berperan penting dalam menentukan prognosis kemampuan reproduksi wanita. Dalam hal ini, dengan adanya AMH dapat memprediksi respon ovarium dalam program IVF khususnya. Salah satu kelebihan dari AMH dibanding FSH, estradiol,dan inhibin B  adalah AMH tidak berpengaruh signifikan pada siklus menstruasi. AMH dipercaya sebagai hormon penanda lebih dini dan tercepat dalam mengukur cadangan ovarium pada pertambahan usia wanita. Pengukuran AMH dapat menggantikan FSH dalam menentukan pemeriksaan awal cadangan ovarium.