Kanker serviks masih menjadi masalah besar khususnya di negara-negara sedang berkembang. Dari sekitar 466.000 kasus baru kanker serviks di seluruh dunia pada tahun 2002, 370.000 di antaranya (80%) terjadi di negara-negara sedang berkembang. Diperkirakan di seluruh dunia sejumlah 1,4 juta orang setiap tahunnya diketahui menderita kanker serviks dan juga sekitar 3 hingga 7 juta wanita di seluruh dunia menderita displasia derajat tinggi.