Tampilkan postingan dengan label Fetomaternal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fetomaternal. Tampilkan semua postingan

Senin, Juni 11, 2012

Kadar hemoglobin dalam kehamilan

0 komentar
anemia hamil
Di negara Asia dan Afrika anemia masih merupakan penyebab kematian maternal. Walaupun demikian belum ada yang membuktikan bahwa anemia dapat berpengaruh langsung terhadap hasil kehamilan (Varat,1972, Yip,2000). Pada kondisi anemia kronik akan terjadi mekanisme kompensasi untuk memperbaiki transport oksigen ke jaringan. Kompensasi ini akan adekuat bila kadar hemoglobin antara 7-8g/dl (Pollock, Cotter, 1992).

Kamis, Mei 31, 2012

Penyebab kadar hemoglobin abnormal selama kehamilan

0 komentar
anemia selama hamil
Anemia pada kehamilan disebabkan kehilangan darah pada saat kehamilan atau produksi eritrosit yang tidak optimal, atau adanya peningkatan destruksi atau karena kemampuan hidup yang pendek dari eritrosit. Produksi sel darah merah dan komponennya dipengaruhi oleh banyak faktor yang bersifat kongenital maupun bawaan (Buetler,1998).

Selasa, Mei 29, 2012

Ultrasonografi dalam Kehamilan

0 komentar
usg dalam kehamilanPemeriksaan ultrasonografi (USG) pada trimester I adalah pemeriksaan yang dilakukan sebelum usia kehamilan mencapai 13 minggu 6 hari. Indikasi pemeriksaan pada trimester I tertera di bawah ini

Minggu, Mei 27, 2012

Ketuban Pecah Dini pada kehamilan kurang bulan

0 komentar

ketuban pecah prematur 

Ketuban pecah dini adalah pecahnya ketuban sebelum persalinan dimulai, ketuban pecah dini pada kehamilan kurang bulan terjadi sebelum umur kehamilan 37 minggu. Kasus ini terjadi sekitar 1% - 2% dari keseluruhan kehamilan dan 30% - 40% berhubungan dengan persalinan kurang bulan.1 Bila kondisi tersebut ditangani secara konservatif dengan mempertahankan kehamilan dalam waktu lama ternyata menimbulkan berbagai risiko. Risiko yang berhubungan dengan ketuban pecah dini dalam waktu lama adalah infeksi ibu dan janin, kompresi tali pusat, tali pusat menumbung, defomitas janin, hipoplasi pulmo, hal tersebut berkaitan dengan umur kehamilan saat ketuban pecah. Beberapa peneliti menunjukkan adanya peningkatan risiko terjadinya solusio plasenta.2,3,4

Jumat, Mei 25, 2012

PENGARUH ALKOHOL PADA JANIN

0 komentar

alkohol dalam kehamilan

Alkohol dan metabolitnya (asetaldehid) memiliki kelarutan yang tinggi dalam air dan lipid sehingga dapat melintasi semua membran biologis. (Luke, hal. 334) termasuk feto-maternal barrier (placental barrier) dan tersebar merata dalam seluruh kompartemen cairan maternal-placental-fetal. Dengan demikian cairan amnion memiliki kadar alkohol dan asetaldehid yang tinggi. Pada janin, enzim-enzim pemecah alkohol dan metabolitnya dalam sirkulasi darah belum terbentuk. Karena itu, janin terpapar oleh efek dari alkohol dalam jangka waktu yang cukup lama. Toksisitas alkohol pada plasenta juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan ketika mendeskripsikan SAJ. Alkohol dan asetaldehid bisa meracuni plasenta juga. Akibatnya adalah fungsi utama plasenta, yaitu untuk memberi nutrisi kepada janin menjadi terganggu. Hal ini disebut ethanol associated placentopathy. Sebagai akibatnya terjadilah defisiensi pertumbuhan sebagai karakteristik umum dari SAJ (Luke, hal. 330).

Jumat, Februari 03, 2012

Beberapa faktor yang mendasari terjadinya Preeklampsia dan Eklampsia

0 komentar
Penelitian mengenai abnormalitas baik pada faktor maternal, paternal maupun faktor janin sebagai penyebab preeklamsia masih menjadi pertanyaan, dan selama ini masih diasumsikan bahwa patofisiologi preeklamsia ini terdiri dari 2 tahap. Tahap pertama ialah kegagalan remodeling pembuluh darah trofoblas, karena terjadi kegagalan inilah mengakibatkan pasien jatuh pada kondisi tahap kedua yaitu tahap gejala klinis. Yang tidak kalah pentingnya, kondisi pada tahap kedua sangat dipengaruhi keadaan ibu sebelumnya, misalnya penyakit jantung atau ginjal, obesitas, diabetes maupun faktor keturunan (Cuningham, 2010).

Senin, Januari 16, 2012

Peran Kalsium dalam Pencegahan Preeklampsia

0 komentar
kalsium
Hipertensi dalam kehamilan telah menjadi penyebab mortalitas ibu terbesar kedua , yang meliputi 15% dari seluruh kematian ibu. Preeklamsia merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi diseluruh dunia, khususnya dinegara berkembang.

Jumat, Januari 13, 2012

Wanita hamil yang memiliki sakit jantung, bagaimana perawatannya?

0 komentar

hamil dengan sakit jantung Dengan tingginya angka morbiditas bahkan mortalitas pada TOF, maka edukasi prenatal akan sangat penting, karena pada wanita dengan TOF disarankan untuk sebaiknya tidak hamil. Andaikan hamil, maka monitoring ketat terhadap ibu & janin sebagaimana manajemen kehamilan pada CHF NYHA III-IV.

Rabu, Januari 04, 2012

Anemia dalam Kehamilan

0 komentar

anemia

Anemia merupakan penyakit yang masih cukup tinggi prevalensinya di negara berkembang terutama kelompok risiko tinggi seperti: ibu hamil dan menyusui, anak sekolah dan prasekolah dan pekerja fisik berpenghasilan rendah yang penyebabnya oleh karena faktor gizi dan kecacingan. Gejala umum anemia seperti: lesu, letih, pucat, cepat lelah, berkunang-kunang dan gampang mengantuk merupakan gejala klinis yang mudah diketahui. Di daerah endemis malaria, penyakit ini merupakan salah satu penyebab anemia.

Selasa, Januari 03, 2012

Manajemen Postpartum Preeklampsia Dengan Furosemide

0 komentar

furosemide

Gangguan hipertensi akut atau kronis dalam kehamilan mempengaruhi substansi populasi pasien-pasien hamil di USA tiap tahun, semua dari mereka harus terbukti aman dalam pemulihan postpartum untuk mendapatkan kriteria yang aman saat keluar dari rumah sakit. Normalisasi postpartum pasien pasien dengan peeklamsia prosesnya bervariasi dalam waktu yang lama. Meskipun recovery complit dari preeklamsia dapat membutuhkan periode waktu yang lama, sebagian besar pasien berkembang komplikasi dalam 2 minggu pertama setelah kelahiran. Perlu dipertimbangkan intervensi untuk meminimalkan atau mengeliminasi komplikasi tersebut dengan menggunakan intervensi medis yang murah seperti furosemid untuk membantu recovery dan memperpendek perawatan rumah sakit tanpa komplikasi maternal dan perinatal.

Kamis, Desember 22, 2011

Twin to Twin Transfusion Syndrome

0 komentar
twin to twin
Twin to twin transfusion syndrome adalah penyakit plasenta pada kehamilan ganda identik, biasanya monokorion. Plasenta bersama mengandung pembuluh darah abnormal yang menghubungkan tali pusat dan sirkulasi kedua janin. Umumnya plasenta terbagi tidak sama, dengan satu janin mempunyai plasenta yang terlalu kecil untuk mendapat cukup nutrisi bahkan untuk bertahan hidup.

Senin, Desember 19, 2011

Omphalocele

0 komentar


Omphalocele adalah defek (kecacatan) pada dinding anterior abdomen pada dasar dari umbilical cord dengan herniasi dari isi abdomen. Organ-organ yang berherniasi dibungkus oleh peritoneum parietal. Setelah 10 minggu gestasi, amnion dan Wharton Jelly juga membungkus massa hernia (Lelin-Okezone, 2007)

Rabu, Desember 07, 2011

PENGGUNAAN NIFEDIPIN SEBAGAI TOKOLITIK PADA PERSALINAN PRETERM

0 komentar

nifedipine

Persalinan preterm adalah persalinan yang terjadi pada umur kehamilan kurang dari 37 minggu. Penyebab persalinan preterm dibagi menjadi maternal, fetal dan idiopatik. Penyebab maternal misalnya ibu anemia, preeklampsia, perdarahan ante partum, anomali uterus serta gangguan hormonal. Penyebab fetal seperti anomali kongenital, janin mati, kehamilan ganda dan rhesus isoimunisasi. Penyebab lain yaitu infeksi, khususnya oleh grup beta-streptokokus, atau adanya gangguan pada plasenta.1,2,3,4,5,6 Keadaan ini terjadi pada sekitar 10 % kehamilan dan merupakan penyebab kematian perinatal terpenting setelah kelainan kongenital, yaitu mencapai 75 %.7

Sabtu, Desember 03, 2011

Gangguan aliran darah uteroplasental dalam kehamilan sebagai komplikasi malaria falciparum

0 komentar

malaria

Pada daerah endemis malaria, infeksi plasmodium falsifarum lebih umum pada wanita hamil daripada yang non hamil1. Biasanya asimptomatik dan dicirikan oleh terdapatnya parasit dalam plasenta.2 Angka dan densitas parasit periferal dan plasental adalah lebih tinggi pada primigravida3,4,5. Malaria merupakan penyebab penting morbiditas dan mortalitas pada bayi. Pada daerah endemis, penularan malaria adalah penyebab utama anemia materna (Hb<7 g/dL) pada primigravida6,7,8.

Rabu, November 16, 2011

Penilaian Kesejahteraan Janin

0 komentar

Penilaian profil kesejahteraan janin merupakan salah satu cara yang effektif untuk mengetahui adanya asfiksia janin lebih dini, sehingga risiko morbiditas dan mortalitas pada janin dapat dihindari. Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan dengan alat bantu elektronik seperti ultrasonografi (USG) dan kardiotokografi (KTG).¹

Jumat, November 11, 2011

Gangguan Perkembangan Bayi dalam Rahim

0 komentar
Gangguan pertumbuhan janin bisa disebabkan oleh kelainan genetik pada ovum yang sudah dibuahi, gangguan pada plasenta yang mengganggu aliran nutrien dan oksigenasi ke janin, penyakit dan undernutrition pada ibu hamil.

Pola IUGR/JTL:Type I (simetris): gangguan pertumbuhannya uniform: panjang, berat dan lingkaran kepala berkurang secara seimbang, gangguan pertumbuhannya terjadi sejak kehamilan muda.

Type II (asimetris): gangguan pertumbuhan berat relatif lebih besar dibanding dengan panjang dan besar kepalanya. Panjang dan besar kepala hampir normal tapi lemak dan ototnya kurus. Gangguan pertumbuhan terjadi pada saat kehamilan lanjut.

Meskipun banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan janin tetapi gizi merupakan faktor penting.

Peran Interferon Gamma terhadap peningkatan tekanan darah pada kehamilan

0 komentar
Interferon gamma disekresi oleh sel T teraktivasi yang mengaktivasi sel uterin Natural Killer (uNK) yang memiliki peran dalam meregulasi invasi fisiologis trofoblas pada desidua. Namun, jumlah IFN-γ yang berlebihan bersamaan dengan TNF-α dan IL-1 dapat mengakibatkan apoptosis trofoblas. Hal ini juga terlibat dalam proses abortus spontan yang tak dapat dijelaskan. Dalam suasana inflamasi, makrofag mensekresi IL-12 dalam jumlah yang besar yang kemudian menstimulasi sekresi IFn-γ oleh sel uNK, yang menghambat proses angiogenesis (Matthiesen et al., 2005). Invasi extra villous sitotrofoblas (EVT) ke desidua dan inner 3rd dari miometrium merupakan hal yang menentukan terhadap keberhasilan suatu kehamilan (Burton et al., 2009).

Peran Apoptosis Pada Preeklampsia

0 komentar
Apoptosis atau kematian sel yang terprogram merupakan proses yang aktif dimana sel yang tidak berfungsi dengan baik disingkirkan untuk mempertahankan fungsi normal dari jaringan. Sebagai respon terhadap rangsangan yang berbeda apoptosis dapat diperantarai oleh dua jalur yaitu jalur instrinsik (mitocondrial pathway) dan jalur ekstrinsik (death receptor-mediated pathway) (Shawn et al., 2005). Kematian sel yang terprogram atau apoptosis memainkan peranan penting dalam homeostasis sel dan remodeling jaringan, terutama pada perkembangan plasenta. Apoptosis penting dalam pembentukan dan homeostasis jaringan, proses ini berlangsung di plasenta baik pada kehamilan normal maupun  preeklamsia/ eklamsia dan apoptosis plasenta akan meningkat pada preeklamsia dan IUGR (Crocker, 2003). 

Peningkatan Tekanan Darah pada Kehamilan

0 komentar
Hipertensi dalam kehamilan dijumpai pada lebih dari 8% kehamilan dan masih merupakan penyebab utama mortalitas dan morbiditas maternal dan neonatal, baik di negara yang sudah maju maupun yang sedang berkembang (Robert et al., 2003; Banerjee, 2004). Preeklamsia adalah gangguan multisistem yang ditandai dengan hipertensi dan proteinuri, dan disertai dengan disfungsi endotel yang umumnya terjadi setelah kehamilan mencapai 20 minggu, dengan gangguan fungsi pembekuan dan gangguan fungsi hepar. Beberapa morbiditas perinatal yang terjadi pada preeklamsia adalah intrauterine growth retardation (IUGR), prematuritas, dan asfiksia yang utamanya disebabkan karena gangguan sirkulasi uteroplasenta (Cunningham et al. 2010; Meher, 2009).

Jumat, November 04, 2011

Manajemen Kehamilan dengan Bayi Diskordan

0 komentar
Jumlah kehamilan multifetal meningkat oleh karena usia ibu yang meningkat dan teknologi reproduksi buatan. Kehamilan multifetal meningkatkan kelainan kromosom spesifik dan kelainan anomali janin (pada monokorionik lebih banyak daripada dizigotik). Suatu penelitian mengungkapkan bahwa kembar dengan berat lahir diskordan mempunyai frekuensi yang tinggi yaitu 11,7% di antara 478 pasang kelahiran kembar. Bayi kedua mempunyai berat lahir sangat rendah dan luaran perinatal yang buruk.