Tampilkan postingan dengan label seksologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seksologi. Tampilkan semua postingan

Selasa, Juni 12, 2012

Kesuburan, sepenting apa faktor suami?

0 komentar
 
kualitas sperma
Kesuburan seringkali dikeluhkan oleh perempuan. Mungkin karena anggapan bahwa kesuburan diperankan oleh istri semata, sedangkan suami dianggap bebas dari penyebab masalah ini.
Mari kita lihat dari sejak awal proses tumbuhnya janin. Pada hari ke 0, sperma bertemu dengan sel telur yang kemudian berubah menjadi embrio yang terus membelah dan membesar hingga akhirnya genap 9 bulan yang kemudian akan dilahirkan.

Jumat, Januari 20, 2012

Sindrom Kallman sebagai penyebab gangguan kesuburan

0 komentar

aksis hormon reproduksi wanitakallman syndrome

Pada tahun 1944, Franz Josef Kallman seorang ahli genetik berkebangsaan Jerman-Amerika menemukan kelompok kelainan berupa gangguan indra pembau dan keadaan gangguan hormon reproduksi (gonadotropin) yang menyebabkan gangguan kesuburan. yang kemudian kelompok gejala tersebut dikenal sebagai sindom Kallman. pada perempuan kejadiannya sekitar 1 : 50.000

Senin, Januari 02, 2012

PEMERKOSAAN DAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL

0 komentar

penyakit menular seksual

Pemeriksaan korban pemerkosaan harus dikerjakan oleh dokter yang berpengalaman untuk meminimalisasi trauma lebih jauh pada korban. Keputusan untuk mendapatkan spesimen genital atau spesimen lain dalam diagnosis PMS harus dibuat secara individual. Sistem penanganan korban harus didesain untuk memastikan keberlanjutan (termasuk penilaian hasil pemeriksaan), dukungan moral dan monitor reaksi balik terhadap semua terapi atau regimen profilaksis pada awal pemeriksaan.

Rabu, Juni 01, 2011

Problem Seksual Wanita

0 komentar


Problem seksual wanita jumlahnya mirip gunung es. hanya sedikit yang dapat diutarakan karena berbagai faktor. dulu bahkan sampai sekarang, masih terngiang pernyataan bahwa pria berbeda dengan wanita. Mungkin ada benarnya juga. Termasuk dalam masalah seksual, wanita terkenal lebih tidak ekspresif ketika menerima rangsangan seksual. Nrimo tatkala tidak merasakan kenikmatan seksual (orgasme), disakiti dan tidak menuntut. Padahal jika dicerna lebih jauh, sesungguhnya problem seksual yang dialami wanita jumlahnya lebih banyak dibandingkan pria. Hanya saja, sekali lagi menerima saja dengan atau tanpa ketidakmengertian mereka akan kondisinya. Berikut penjelasan mengenai beberapa problem seksual wanita.