Tampilkan postingan dengan label others. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label others. Tampilkan semua postingan

Rabu, Mei 18, 2011

Pesticide exposure linked to lower IQ in children

0 komentar


The results of three recent studies have found that children exposed to organophosphates (OPs) in the womb have a lower IQ at seven years than those that have not. Indoor use of two OPs (chlorpyrifos and diazinon) known to be neurotoxicants have been phased out over the past decade because of health risks, however they are still approved for use in agricultural pesticides and are widely used on food crops. Increasingly scientists are finding that prenatal exposure to pesticides may lead to later health impacts.

Jumat, April 01, 2011

ATRESIA ANI / anus tanpa lubang

0 komentar
Atresia Ani / Atresia Rekti adalah ketiadaan atau tertutupnya rectal secara
congenital.

Tanda Gejala :
Tanda dan gejala dari Atrsia Ani ini antara lain adalah : Mekonium tidak keluar
dalam waktu 24 - 48 jam setelah lahir; Tinja keluar dari vagina atau uretra; Perut
menggembung; Muntah; Tidak bisa buang air besar; Tidak adanya anus, dengan ada/tidak
adanya fistula; Pada atresia ani letak rendah mengakibatkan distensi perut, muntah,
gangguan cairan elektrolit dan asam basa.

Kamis, September 23, 2010

Materi Genetik

0 komentar
Gen adalah unsur sel plasma yang menentukan sifat keturunan.

Gen memiliki bentuk-bentuk alternatif yang dinamakan alel. Ekspresi dari alel dapat serupa, tetapi orang lebih sering menggunakan istilah alel untuk ekspresi gen yang secara fenotipik berbeda.

Gregor Mendel telah berasumsi tentang adanya suatu bahan yang terkait dengan suatu sifat atau karakter yang dapat diwariskan. Ia menyebutnya 'faktor'. Pada 1910, Thomas Hunt Morgan menunjukkan bahwa gen terletak di kromosom. Selanjutnya, terjadi 'perlombaan' seru untuk menemukan substansi yang merupakan gen. Banyak penghargaan Nobel yang kemudian jatuh pada peneliti yang terlibat dalam subjek ini.

Sabtu, April 03, 2010

Blood Gas Analysis

0 komentar

Blood gas analysis, also called arterial blood gas (ABG) analysis, is a test which measures the amounts of oxygen and carbon dioxide in the blood, as well as the acidity (pH) of the blood.

An ABG analysis evaluates how effectively the lungs are delivering oxygen to the blood and how efficiently they are eliminating carbon dioxide from it. The test also indicates how well the lungs and kidneys are interacting to maintain normal blood pH (acid-base balance). Blood gas studies are usually done to assess respiratory disease and other conditions that may affect the lungs, and to manage patients receiving oxygen therapy (respiratory therapy). In addition, the acid-base component of the test provides information on kidney function.