Tampilkan postingan dengan label Ginekologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ginekologi. Tampilkan semua postingan

Kamis, Juni 14, 2012

Hindari Kanker leher rahim dengan Pemeriksaan Paps Smear

0 komentar
paps smear
Kanker serviks masih menjadi masalah besar khususnya di negara-negara sedang berkembang. Dari sekitar 466.000 kasus baru kanker serviks di seluruh dunia pada tahun 2002, 370.000 di antaranya (80%) terjadi di negara-negara sedang berkembang. Diperkirakan di seluruh dunia sejumlah 1,4 juta orang setiap tahunnya diketahui menderita kanker serviks dan juga sekitar 3 hingga 7 juta wanita di seluruh dunia menderita displasia derajat tinggi.

Rabu, Juni 13, 2012

Sekilas tentang Kanker Leher Rahim

0 komentar
kanker leher rahim
Kanker leher rahim saat ini menempati urutan nomor dua di dunia sebagai kanker yang tersering terjadi pada wanita. Kanker leher rahim juga merupakan penyebab utama dari kematian karena kanker di seluruh dunia dan yang memprihatinkan sekitar 80% terjadi di negara berkembang.

Selasa, Mei 29, 2012

Ultrasonografi dalam Kehamilan

0 komentar
usg dalam kehamilanPemeriksaan ultrasonografi (USG) pada trimester I adalah pemeriksaan yang dilakukan sebelum usia kehamilan mencapai 13 minggu 6 hari. Indikasi pemeriksaan pada trimester I tertera di bawah ini

Senin, Mei 28, 2012

Metode untuk Penilaian Prolaps Organ Panggul

0 komentar

POPQ untuk penilaian prolap organ panggul

Prolaps Organ Panggul merupakan Turunnya uterus, kandung kemih, uretra, anorektal, dan puncak vagina ke dalam vagina. Penyebab dan faktor yang dapat menimbulkannya adalah:

Kelemahan/kerusakan dasar panggul

Kamis, Mei 24, 2012

Evidence-based care pada Keguguran berulang

0 komentar
 
keguguran berulang
Antara 0,5-1% pasangan mengalami recurrent pregnancy loss (RPL), yang didefiniskan sebagai keguguran > 3x berturut-turut. Keguguran dapat diklasifikasikan sebagai pre-embrionik (<5minggu), embrionik (5-10 minggu) atau fetal (>10minggu). Kelainan genetik mempunyai peranan pada 24% dari RPL. Produksi progesteron yang tidak adekuat telah dipertimbangkan sebagai suatu penyebab RPL dan progesteron diberikan untuk mencegah keguguran, meskipun data-data yang mendukung masih kurang. Mutasi pada faktor V Leiden dan prothrombin G20210A merupakan thrombofilia yang umum diturunkan dan juga berhubungan dengan RPL. Trombofilaksis pada antenatal terkadang direkomendasikan meskipun tidak ada data mengenai efikasinya. Antiphospholipid syndrome diketahui sebagai penyebab RPL dan pemberian trombofilaksis antenatal mengurangi risikonya. Kelainan uterus juga dapat berakibat pada RPL. Sekitar 50% kasus RPL tidak diketahui penyebabnya. Inkompatibilitas alloimun juga dipertimbangkan sebagai penyebab RPL akan tetapi konsep ini belum terbukti secara ilmiah.

Jumat, Januari 27, 2012

Kehamilan di luar kandungan

0 komentar
hamil diluar kandungan
Kehamilan ektopik adalah setiap kehamilan yang terjadi di luar kavum uteri. Kehamilan ektopik merupakan keadaan emergensi yang menjadi penyebab kematian maternal selama kehamilan trimester pertama.

Kamis, Januari 12, 2012

Kehamilan diluar Kandungan. Bagaimana mengetahuinya?

0 komentar
kehamilan ektopik
Penggunaan USG transvaginal merupakan pilihan utama dalam penilaian awal kemungkinan kehamilan di luar kandungan. Akan tetapi, dengan metode tersebut, kehamilan normal baru dapat dideteksi pada umur 4 minggu. selain itu, sekitar 8-31% wanita yang dicurigai hamil diluar kandungan tidak dapat diketahui dengan cara ini. sehingga diperlukan sebuah metode diagnosis baik bedah maupun biokimia lain untuk mendapatkan diagnosis tepat.

Rabu, Januari 11, 2012

Perlukah dilakukan kuretase pada keguguran?

0 komentar
kuretase
Abortus atau keguguran merupakan masalah yang sering terjadi pada kehamilan. Penelitian RCT terbaru melaporkan bahwa kuretase tidak memberikan keuntungan yang lebih baik dibanding tidak dilakukan kuretase. Walaupun terdapat keterbatasan dalam jumlah dan kualitas, penelitian ini melaporkan bahwa tidak terdapat risiko medis yang serius jika menunggu dengan pengamatan sampai terjadi abortus komplet.

Rabu, Desember 21, 2011

Diagnosis dan Manajemen Kehamilan Ektopik. Pilihan antara Metrotexat atau Operatif

0 komentar

ektopik dan metrotexat

Insidensi kehamilan ektopik saat ini meningkat, dimana hal ini dimungkinkan dengan semakin baiknya berbagai alat penunjang diagnostik, demikian juga seiring dengan meningkatnya program assisted reproductive technology (Teknologi Reproduksi Berbantu). Bagaimanapun gejala dan tanda dari kehamilan ektopik dapat menyerupai berbagai komplikasi pada kehamilan awal seperti misalnya abortus. Kadangkala diagnosis memerlukan pemeriksaan kadar HCG secara serial dan USG. Sekali diagnosis telah dibuat, maka pilihan terapi dilakukan termasuk apakah akan dilakukan pemberian methotrexate dan pembedahan, dimana terapi operatif dapat pula dilakukan melalui laparoskopi. Fertility rates setelah terapi adalah sama, baik yang dilakukan terapi dengan pembedahan maupun pengobatan methotrexate

Selasa, Desember 13, 2011

ADENOMIOSIS

0 komentar

adenomyosis

Adenomiosis adalah penyakit jinak uterus yang dicirikan dengan adanya kelenjar dan stroma endometrium ektopik dalam myometrium. Hal ini terjadi akibat rusaknya batas antara stratum basalis endometrium dengan miometrium sehingga kelenjar endometrium dapat menembus miometrium. Selanjutnya, terbentuklah kelenjar intramiometrium ektopik yang dapat menyebabkan hipertrofi & hiperplasia miometrium (difus atau lokal). Pemicu terjadinya peristiwa ini sampai sekarang masih belum jelas.

Senin, Desember 12, 2011

Metode skrining keganasan serviks di Negara berkembang

0 komentar
paps smear
Kanker serviks merupakan keganasan terbanyak yang ditemukan di Negara berkembang. Pada institusi kita satu dari empat pasien dengan kanker (termasuk anak-anak dan laki-laki) adalah wanita dengan kanker serviks. Lebih jauh, risiko pada wanita di Afrika Selatan untuk timbulnya kanker ini adalah 1:26. Tingginya prevalensi disebabkan oleh buruknya skrining pada sebagian wanita dengan pendapatan rendah.1

Rabu, November 30, 2011

Miomektomi saat seksio sesaria

0 komentar
clip_image004Miomektomi adalah prosedur bedah yang biasa tidak dilakukan selama seksio sesaria. Penyebabnya adalah risiko terjadinya perdarahan sampai kemungkinan histerektomi dan tingkat kesulitan mengatasi hemostasis.2 Jumlah perdarahan biasanya meningkat sesuai dengan ukuran dan suplai darah pada myoma yang meningkat selama kehamilan. Pada sebagian besar kasus dilakukan managemen menunda miomektomi sampai uterus telah mengalami involusi komplet, lebih kurang selama 6 bulan, terkecuali myoma pedunculated yang lebih mudah diambil.3

Sabtu, November 26, 2011

Penanganan Abortus Inkomplit

0 komentar
FotoSketcher - manajemen abortus inkomplit
Sekitar 1 dari 9 kehamilan berakhir dengan abortus spontan pada trimester pertama. Diagnosis abortus secara tradisional akan diikuti terapi kuretase secara surgical, dengan anggapan bahwa hal ini dapat menurunkan risiko infeksi ginekologis. Bagaimanapun kuretase secara surgical bukan tanpa komplikasi. Pilihan terapi lain yang ditawarkan pada wanita dengan abortus adalah penatalaksanaan secara ekspektasi maupun medis. Penatalaksanaan ekspektasi adalah membiarkan produk kehamilan atau hasil konsepsi keluar secara spontan dan penatalaksanaan medis adalah menggunakan obat-obatan untuk membantu mengeluarkan produk kehamilan. Kedua penatalaksaan ini secara optimal telah ditunjukkan dalam penatalaksanaan abortus inkomplit dan kematian awal janin (dahulu disebut sebagai missed abortion).

Jumat, November 18, 2011

Kegunaan Laktobasilus sebagai Probiotik untuk Infeksi Bakteri pada Vagina

0 komentar
Infeksi Urogenital merupakan kelainan yang paling sering menyebabkan seseorang datang ke ginekolog. Infeksi urogenital pada wanita seringkali dicirikan dengan perubahan pada flora lokal dari predominan laktobasilus menjadi uropatogen colliform sebagai hasil defisiensi hormon, aktivitas seksual, kontrasepsi, usia lanjut, diabetes melitus, Fase luteal pada siklus menstruasi, Kehamilan, Adanya jaringan nekrotik atau benda asing atau penggunaan antibiotik dan produk pembersih vagina. Gangguan pada flora normal dapat menyebabkan sejumlah gangguan urogenital seperti infeksi bakteri pada vagina, infeksi jamur, infeksi menular seksual, inflamasi pelvis, dan infeksi HIV (human immunodeficiency virus). Infeksi urogenital yang sering dialami oleh wanita adalah infeksi bakteri pada vagina, yaitu 40-50%, infeksi jamur (kandidiasis) sebanyak 20-50% dan Trichomoniasis sebanyak 15-20%.

Rabu, November 16, 2011

Kista Dermoid (Teratoma matur)

0 komentar


Kista dermoid merupakan jenis tumor sel germ jinak dengan jumlah sekitar 10%. Tumor ini umumnya terjadi pada usia muda, dibawah 20 tahun. Hampir 85% teratoma matur terdapat pada usia 16-55 tahun, dengan rerata umur 32-35 tahun 1,2 Gejala yang sering timbul adalah adanya masa tumor disertai nyeri perut, gangguan miksi, kadang-kadang nyeri pada punggung. Karakteristik tumor ini berkapsul, tebal, serta berlapiskan epithelial skuamosa dengan ketebalan yang bervariasi. Dinding kista dermoid kadang-kadang ditemukan lekosit endothelial (“pseudoxanthoma cells”).

Kamis, November 03, 2011

Kehilangan Kehamilan Awal Yang Berulang

0 komentar


            Abortus spontan atau keguguran didefinisikan sebagai terminasi kehamilan yang tidak disengaja sebelum umur kehamilan 20 minggu (tertanggal dari peride menstruasi terakhir) atau berat janin dibawah 500 gr. Kehilangan setelah 20 minggu dianggap stillbirths atau kelahiran prematur dan secara umum terdapat perbedaan dibandingkan dengan kehilangan yang terjadi pada awal kehamilan.
            Secara historis, kehilangan kehamilan yang berulang atau “habitual abortion” didefinisikan sebagai hubungan 3 atau lebih keguguran spontan. Teori yang populer selama tahun 1930 dan 1940 mengatakan bahwa risiko keguguran spontan meningkat secara progresif dengan setiap kehilangan yang berturut-turut. Perhitungan berdasarkan asumsi oleh Malpas dan kemudian oleh Eastman menunjukkan bahwa 3 keguguran yang berturut-turut menunjukkan sebuah predisposisi terhadap kehilangan kehamilan yang menaikkan resiko untuk keguguran apontan pada kehamilan berikutnya sebanyak 73-84%.

Selasa, November 01, 2011

Kista Coklat (Endometriosis)

0 komentar
Kista coklat (endometrioma) merupakan keadaan dimana lapisan atau jaringan endometrium berada diluar uterus. sama halnya dengan lapisan endometrium uterus normal, jaringan endometrioma ini juga mengalami penebalan dan peluruhan saat menstruasi karena pengaruh hormon estrogen dan progesteron. kondisi ini sering ditandai dengan adanya riwayat infertilitas, dismenorea, nyeri saat berhubungan dan gangguan haid. Alat diagnosis sebagai standard baku adalah dengan menggunakan laparoskopi.

Senin, Oktober 31, 2011

Abortus Berulang

0 komentar
           Abortus habitualis adalah terjadinya abortus pada 3 atau lebih kehamilan. Banyak hal yang mendasari terjadinya abortus habitualis, mulai dari kelainan genetik, anatomis, infeksi, dan penyakit autoimun. Antifosfolipid sidrom merupakan salah satu penyebab abortus habitualis yang terjadi pada 2-4% kasus. Penangan yang tepat diharapkan akan memberikan hasil kehamilan yang baik.

Kolposkopi

0 komentar

Saat ini kita sudah sering mendengar istilah kolposkopi. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan maka metode pemeriksaan juga ikut berkembang. Kolposkopi merupakan pemeriksaan transvaginal dengan menggunakan suatu mikroskop binokuler setereoskopik dengan lensa obyektif yang memiliki pembesaran 10 s/d 40x dilengkapi dengan sumber cahaya terfokus dengan jarak yang dapat diubah-ubah. Dengan kolposkopi akan diketahui kelainan yang ada di servik atau endoservik dengan lebih jelas.

Pemasangan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim

0 komentar


Salah satu metode kontrasepsi yang banyak dipilih oleh pasutri adalah IUD atau AKDR (Alat Kontrasepsi dalam Rahim). AKDR merupakan bahan inert sintetik dengan atau tanpa unsur tambahan untuk sinergi efektifitas dengan berbagai bentuk yang dipasangkan ke dalam rahim. Pada kesempatan ini kami akan menampilkan prosedur rutin pemasangan IUD.