Selasa, November 15, 2011

Prolap Organ Panggul


Prolaps Organ Panggul adalah turunnya/herniasi isi organ panggul melalui vagina akibat kelemahan struktur penyokong dasar panggul. Berdasarkan definisi ini prevalensinya mencapai 50%. Menurut Herbnik pada tahun 2008, prolaps organ panggul diartikan sebagai kelemahan otot, ligamen dan jaringan ikat yg secara normal menahan dinding vagina dan organ pelvis. Kelemahan ini menyebabkan penurunan dinding vagina, uterus, kandung kemih, urethra, rektum dan usus ke liang vagina.


Keadaan prolaps organ panggul meliputi 3 istilah anatomi berdasar segmen dinding vagina yg mengalami prolaps, yaitu:
- Prolaps anterior pd dinding vagina anterior (urethrokel, sistokel. enterokel anterior)
- Prolaps posterior pd dinding posterior vagina (rektokel, enterokel posterior)
- Prolaps apikal/superior pd dinding vagina apikal (serviks, uterus, sarung vagina)

Definisi lain yang dibuat adalah adanya tonjolan yang keluar dari introitus. Dengan definisi ini maka prevalensi prolaps organ panggul mencapai 2-12% dan naik sesuai usia.

Insidensi dan prevalensi prolaps organ panggul naik seiring peningkatan usia perempuan, bervariasi dari 30-70% dari seluruh populasi perempuan (Barber,2005; Hagen Stark,Maher&Adams,2006). Banyak perempuan yang tidak melaporkan atau berusaha mencari pengobatan dikarenakan berbagai alasan. Perempuan usia 50 tahun didapatkan sekitar 50% dengan gejala prolaps. Lima puluh persen perempuan yang pernah melahirkan mengalami prolaps organ panggul dalam berbagai derajat, sekitar 10-20% di antaranya mempunyai gejala.



Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...