Rabu, November 16, 2011

Histerektomi vaginal pada keganasan ginekologi


Prolapsus uteri merupakan sebuah keadaan dimana uterus turun melalui hiatus genitalia karena kelemahan otot atau fasia yang menyokongnya, sering dijumpai pada wanita yang telah melahirkan, wanita usia tua, dan wanita yang bekerja berat. Keadaan prolapsus uteri hampir 40% membutuhkan tindakan pengobatan baik operatif maupun non operatif, angka kejadian prolapsus uteri akan meningkat dengan bertambahnya usia harapan hidup.

Prolapsus genitalia ditemukan pada kurang lebih 50% dari wanita yang telah melahirkan atau kerang lebih 20% dari kasus operasi ginekologi. Dasar terjadinya prolapsus uteri termasuk hilangnya tunjangan dari ligamentum kardinale, sakrouterina dan fasia endopelvik.

Tindakan operasi histerektomi vaginal dapat dijadikan pilihan pertama dalam melakukan tindakan operasi ginekologi terutama tumor jinak dan juga histerektomi vaginal memiliki keuntungan dimana mobilisasi pasien lebih cepat,waktu operasiyag singkat dan angka kejadian cidera pada traktus urinarius sangat signifikan berkurang dibandingkan dengan histerktomi perabdominal.

Kanker vagina adalah tumor ganas yang hampir 80% merupakan metastase dari serviks, uterus, ovarium, colon, rectum dan vulva. Kanker vagina sangatlah jarang sekitar 1-2% umumnya merupakan jenis Ca cell squamosa, kurang dari 10% adenokarsinoma dan sisanya melanoma.

Faktor risiko kanker vagina antara lain  usia >60 tahun, sosio ekonomi rendah, infeksi virus HPV, iritasi vagina yang kronis dan terexpose dengan DES. Penyebaran kanker vagina dapat secara invasif dan infiltratif pada organ sekitar ataupun secara limfogenik dan hematogenik.

Rasio karsinoma serviks dan karsinoma vagina kira-kira 50 : 1. Sering  sukar untuk menentukan apakah primer berasal dari  epitel vagina atau primer merupakan perluasan dari serviks ke vagina. Bila  keduanya terkena, dianggap primer berasal dari serviks.

Terapi yang diberikan umumnya radiasi dengan 5-year survival rate sebesar 45%. Gejala inisial dari karsinoma vagina primer umumnya berupa keluarnya cairan berwarna merah dari vagina tanpa rasa sakit. Karsinoma vagina primer umumnya berupa karsinoma skuamosa. Lesi ini sering berasal dari sepertiga atas bagian posterior dinding vagina,  yang berlanjut ke septum rektovaginal. Bila  karsinoma  menyebar, akan menghancurkan  serviks  untuk selanjutnya menginvasi parametrium. Jarang menyebar ke vulva.

Sering ditemukan adenokarsinoma vagina. Harus  dipastikan  apakah ini primer atau  suatu  metastasis. Karsinoma  endometrii  sering metastasis ke vagina  dan  hampir  selalu ditemukan pada dinding anterior vagina. Disamping itu metastasis juga dapat berasal dari ovarium, kelenjar parauretral, kolon, hipernefroma dan koriokarsinoma.



Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...