Kamis, Juli 22, 2010

Senam hamil langkah bijak mempersiapkan persalinan


Jenis olah tubuh yang paling sesuai untuk ibu hamil adalah senam hamil.  Gerakan senam hamil sesuai dengan banyaknya perubahan fisik seperti pada organ genital, perut yang tambah besar dsb. Dengan melakukan senam hamil secara teratur dan intensif, ibu hamil dapat menjaga kesehatan tubuh dan janin yang dikandung secara optimal.


Senam hamil adalah terapi latihan gerak untuk mempersiapkan ibu hamil, secara fisik ataupun mental, untuk menghadapi persalinan yang cepat, aman dan spontan.

Senam hamil itu perlu

Masa kehamilan pasti akan membawa perubahan fisik maupun mental. perubahan fisik yang terjadi bahkan kadang memberikan ketidaknyaman bagi ibu seperti sakit pada punggung, pegal-pegal pada kaki dan lain sebagainya. Untuk ada baiknya ibu mempersiapkan segala hal yang bisa membantu selama masa hamil serta saat proses melahirkan. Salah satunya adalah dengan melakukan Senam Hamil


Manfaat senam hamil

·         Memperkuat dan mempertahankan kelenturan otot-otot dinding perut dan dasar panggul yang penting dalam proses persalinan.

·         Melatih sikap tubuh guna menghindari / memperingan keluhan-keluhan seperti sakit pinggang dan punggung.

·         Membuat tubuh lebih rileks (membantu mengatasi stres dan rasa sakit akibat his ketika bersalin).

·         Melatih berbagai tehnik pernafasan yang penting agar persalinan berjalan lancar.

Kapan sebaiknya dilakukan?

Senam hamil sebaiknya dilakukan pada usia kehamilan diatas 5 bulan. Minimal 1 minggu sekali.Senam hamil juga disarankan bag ibu yang pertama kali hamil, serta ibu yang pernah mengalami kesulitan dalam persalinan atau melahirkan anak prematur dianjurkan mengikuti senam hamil

Senam Hamil di Rumah

Lazimnya senam hamil dilakukan di rumah sakit, rumah bersalin, atau tempat-tempat tertentu dengan bimbingan seorang guru senam hamil yang berijazah. Namun, kadang-kadang ibu tidak sempat atau tidak memiliki akses ke tempat senam semacam itu. Jika demikian halnya, ibu dapat pula melakukan senam hamil sendiri di rumah. Senam sebaiknya dilakukan secara teratur dan dalam suasana tenang dengan menggunakan pakaian yang cukup longgar. Senam bisa dilakukan sambil melakukan kegiatan sehari-hari . Posisi ideal untuk melakukan senam adalah duduk bersila.


gerakan 1[sikap sempurna] : duduk bersila, tegakkan punggung, ambil nafas panjang lewat hidung, keluarkan nafas lewat mulut

gerakan 2: duduk luruskan kaki, tangan dibelakang tubuh, gerakkan telapan kaki ke depan dan belakang. gerakan ini untuk membantu mencegah kaki bengkak dan kram

gerakan 3: duduk luruskan kaki, tangan dibelakang tubuh, gerakkan telapak kaki memutar ke arah dalam, lalu ulagi dengan memutar kaki kearah keluar


gerakan 4: duduk seperti bersila tapi kaki kanan ke arah luar, susah banget jelasinnya, intinya kayak posisi ibu2 lagi pengajian sambil ambil nafas panjang lewat hidung, keluarkan nafas lewat mulut

gerakan 5: posisi duduk dimana betis dan telapak kaki dibawah pantat, tarik nafas dengan mengempiskan perut dan buang melalui mulut

gerakan 6: berdiri tegak, tangan di pinggang, ambil nafas panjang lewat hidung, keluarkan nafas lewat mulut

gerakan 7 : berdiri tegak menghadap tembok, lalu jongkok dengan posisi kaki disebelah kanan/kiri [tidak menyangga perut], lalu berdiri lagi


gerakan 8: berdiri tegak tekuk jari² kaki & jari² tangan lalu lepaskan, ulangi gerakan tersebut dengan jalan ke depan dan belakang

gerakan 9 : sikap merangkak, kepala diantara dua tangan menghadap kanan/ kiri, turunkan dada sampai menyentuh matras. ubah posisi kepala biar ga pegel

gerakan 10: sikap merangkak, ambil nafas dengan menempiskan perut , buang nafas lewat mulut

gerakan 11: tidur terlentang, posisi sempurna, ambil nafas panjang lewat hidung, keluarkan nafas lewat mulut

gerakan 12: tidur terlentang, posisi sempurna, ambil nafas panjang lewat hidung,tahan, keluarkan nafas lewat mulut

gerakan 13 : posisi tidur seperti memeluk guling menghadap kiri, tangan kiri diletakkan dibelakang punggung, tarik nafas lewat hidung, tahan dengan kempiskan perut, mata terpejam, kerutkan dahi, tangan menggenggam, jari kaki ditekuk, lalu lepaskan nafas lewat mulut setelah itu tidur selama 5 menit.




Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...