Jumat, September 18, 2009

Nutrisi Perkembangan Otak Janin

Nutrisi yang dibutuhkan bagi janin dalam kandungan diantaranya DHA, gangliosida (GA), folat, zat besi, FE, EFA, dan kolin.
Folat penting untuk mengurangi risiko terjadinya neural tube deffects (cacat lahir pada otak dan tulang belakang), sindrom down, bibir sumbing, dan cacat lahir pada bayi. Bagi ibu, folat mengurangi risiko anemia megaloblastik dan menurunkan kadar homosistein dalam darah yang bepengaruh pada berkurangnya risiko preeklamsia. Eklamsia dan preeklamsia merupakan tiga besar penyebab tingginya angka kematian ibu melahirkan di Indonesia selain perdarahan dan infeksi. 
Di dalam kandungan, pada usia 17 hari kehamilan sel-sel otak janin sudah mulai terbentuk dan berkembang. Di sinilah pentingnya peranan folat sebagai awal pembentukan tabung otak dan sum-sum tulang belakang. Selain folat, ada banyak kandungan nutrisi yang diperlukan saat perkembangan otak janin. Nutrisi ini penting saat kehamilan karena perkembangan otak bayi mengalami percepatan di saat trimester ke-3 hingga usia 30 bulan.
 
vitamin B12 membantu perkembangan otak dan syaraf janin.
Omega 3 dan DHA bagi janin diperlukan dalam jumlah cukup untuk pembentukan sistem saraf pusat. Beberapa penelitian menunjukan asupan kolin di saat kehamilan mempengaruhi perkembangan otak terutama fungsi mengingat.
 




Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...